Azarine Youth Barrier Moisturizer adalah Moisturizer terbaru azarine yang baru dirilis bulan lalu. Pelembab dengan kemasan ungu ini bisa dipakai pagi dan malam untuk mengurangi kerutan dan garis halus, mengencangkan kulit, dan melembapkan hingga berjam-jam. Pelembab ini diformulasikan dengan Smart adaptation technology yang diklaim dapat memperbaiki dan memperkuat skin barrier dalam kondisi cuaca / lingkungan apapun.
![]() |
| Ingredient Azarine Advanced Youth Barrier Moisturizer. Sumber: Azarine Official |
Penjelasan Ingredients Azarine Youth Barrier Moisturizer
Ingredient: Aqua, Glycerin, Squalane, Propanediol, Panthenol, Ceramide 3, Chlorphenesin, Polyacrylate Crosspolymer-6, Caprylic Capric Triglyceride, Phytol, Isomalt, Butylene Glycol, Sodium Hyaluronate, Pentylene Glycol, Pistacia Lentiscus Gum*, Lechitin, Glyceryl Caprylate, Potassium Hyaluronate, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Sodium Acetylated Hyaluronate, Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Clitoria Ternatea Flower Extract*, Acetyl Hexapeptide-8.
Key Ingredients
Squalane.Dapat berasal dari sumber hewani (hati ikan cod) maupun nabati (olive oil, jojoba oil, dll). Moisturizer yang super, karena bersifat skin identical, mampu mengunci kelembapan tapi tetap cosmetically ellegant (artinya mudah diaplikasikan, terasa nyaman di kulit, dan tidak meninggalkan residu yang tidak sedap dipandang), non greasy dan kompatibel untuk semua jenis kulit, termasuk oily dan acne prone.
Panthenol,
Adalah Pro vit B5 untuk elembapkan kulit dengan cara membantu kulit memproduksi lipids (kelembapan alami) yang penting untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Sebagai agen antiinflamasi dan skin-protecting yang dapat mengurangi iritasi yang disebabkan ingredients lain. Serta membantu proses pemulihan luka.
Ceramide 3
Adalah salah satu jenis ceramide yang secara alami terdapat di lapisan terluar kulit (stratum corneum). Ceramide merupakan molekul lemak yang berfungsi untuk menjaga kelembapan dan melindungi skin barrier dari faktor eksternal. Ceramide 3 dapat membantu mengunci air di dalam kulit, sehingga kulit terasa lebih lembap dan terhidrasi.
Phytol
Menurut International Journal of Cosmetic Science (2018) yang ditulis oleh A. K. Jain dan S. K. Jain, dengan judul "Phytol: An Emerging Cosmetic Ingredient with Anti-Aging and Anti-Inflammatory Properties", Phytol adalah senyawa organik yang ditemukan dalam tumbuhan, terutama dalam minyak esensial. Senyawa ini memiliki berbagai manfaat untuk kulit, termasuk Antioksidan, Antiinflamasi, meningkatkan hidrasi kulit dan meredakan kulit iritasi.
Selain itu, Phytol juga diklaim memiliki efek anti aging. Berikut adalah beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa phytol dapat memiliki efek anti-aging:
- Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Cosmetic Dermatology pada tahun 2015 menemukan bahwa phytol dapat membantu mengurangi munculnya garis halus dan kerutan.
- Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Dermatological Science pada tahun 2016 menemukan phytol membantu melindungi kolagen dan elastin dari kerusakan yang bekerja dengan cara menghambat enzim MMP-1 (enzim yang dapat merusak jaringan kolagen dan elastin).
Isomalt,
Isomalt adalah gula alkohol yang terbuat dari tebu atau jagung. Gula alkohol adalah jenis gula yang tidak dicerna oleh tubuh dan tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Isomalt memiliki berbagai manfaat untuk kulit, termasuk: meningkatkan hidrasi, mencegah iritasi, dan meningkatkan elastisitas kulit.
Pistacia Lentiscus Gum
Pistacia lentiscus gum, atau yang lebih dikenal sebagai mastic gum, Mastic gum adalah resin yang diperoleh dari pohon Pistacia lentiscus, yang berasal dari pulau Chios di Yunani. Mastic gum telah digunakan sejak zaman kuno untuk berbagai keperluan, termasuk pengobatan kulit.
Mastic gum memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan astringen.
Penelitian menunjukkan bahwa mastic gum dapat menghambat aktivitas 5α-reductase type I, yaitu enzim yang bertanggung jawab untuk mengubah testosteron menjadi dihidrotestosteron (DHT) yakni hormon yang dapat merangsang produksi sebum.
Dengan menghambat produksi DHT, mastic gum dapat mengurangi produksi sebum dan membantu mengencangkan pori-pori. Hal ini dapat mengurangi kilap dan minyak berlebih pada kulit, sehingga kulit menjadi lebih bersih dan sehat.
Berikut adalah beberapa penelitian yang mendukung efektivitas mastic gum dalam menghambat produksi sebum:
- Studi in vitro yang dilakukan oleh Mibelle Biochemistry pada tahun 2015 menunjukkan bahwa ekstrak mastic gum dapat menghambat aktivitas 5α-reductase type I dengan nilai IC50 sebesar 274 μg/mL.
- Studi in vivo yang dilakukan oleh Mibelle Biochemistry pada tahun 2016 menunjukkan bahwa aplikasi mastic gum pada kulit tikus dapat mengurangi produksi sebum.
- Studi klinis yang dilakukan oleh Akay et al. pada tahun 2018 menunjukkan bahwa penggunaan krim yang mengandung mastic gum selama 8 minggu dapat mengurangi produksi sebum dan ukuran pori-pori pada kulit manusia.
Sodium Hyaluronate,
Adalah jenis hyaluronic acid yang paling umum digunakan dalam produk perawatan kulit. Ini adalah bentuk garam dari hyaluronic acid yang mudah diserap oleh kulit. Sodium Hyaluronate efektif melembabkan kulit dan menghidrasi kulit.
Potassium Hyaluronate,
Adalah bentuk garam kalium dari hyaluronic acid yang juga mudah diserap oleh kulit. Diyakini lebih melembabkan daripada sodium hyaluronate, tetapi juga lebih mahal.
Sodium Hyaluronate Crosspolymer.
Adalah jenis hyaluronic acid yang telah terikat silang. Yang berarti bahwa molekul hyaluronic acid nya terikat satu sama lain, sehingga membuat ukuran molekul nya lebih besar dan lebih sulit diserap oleh kulit dan memiliki kemampuan humektan lebih baik dari hyaluronic acid biasa. Hal ini membuat Sodium Hyaluronate Crosspolymer bekerja di permukaan kulit dan membantu mengunci hidrasi di lapisan luar.
Sodium Acetylated Hyaluronate.
adalah jenis hyaluronic acid yang telah diasetilasi yang dinilai lebih stabil daripada jenis hyaluronic acid lainnya dan tidak mudah rusak saat terkena cahaya atau suhu tinggi.
Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate,
Adalah jenis hyaluronic acid yang digabungkan dengan molekul hydroxypropyltrimonium yang memiliki sifat lebih mudah larut dalam air sehingga lebih mudah menembus kulit.
- Hydrolyzed Hyaluronic Acid,
- Hydrolyzed Sodium Hyaluronate,
Adalah jenis hyaluronic acid yang telah dipecah menjadi molekul yang lebih kecil yang membuatnya lebih mudah meresap ke kulit lapisan dalam.
Hyaluronic Acid,
adalah bentuk mentah asam hialuronat. Meskipun tidak begitu stabil bila dibandingkan dengan jenis hyaluronic acid lainnya dan tidak semudah itu diserap oleh kulit namun tetap efektif untuk melembabkan kulit.
Clitoria Ternatea Flower Extract
Ekstrak bunga Telang yang kaya antioksidan dan vitamin, terutama Proanthocyanidin yang mampu melawan radikal bebas dan mencegah tanda-tanda penuaan dini.
Acetyl Hexapeptide-8.
Atau dikenal juga dengan Argireline. Yaitu peptide yang memiliki efek mengencangkan kulit seperti botox. Peptide jenis ini sering dipakai dalam perawatan anti aging untuk meningkatkan level kelembapan kulit, mengencangkan, sekaligus menyamarkan kerutan halus.
Bahan pelengkap
- Aqua,
- Glycerine. Pelarut yang bersifat skin identical dan membantu melembabkan kulit.
- Propanediol. Yaitu bahan pelarut yang dapat meningkatkan penyerapan formula ke dalam kulit sekaligus membantu melembabkan kulit.
- Chlorphenesin. Pengawet. Uni Eropa dalam Peraturan (EC) No 1223/2009 menetapkan konsentrasi maksimal Chlorphenesin dalam produk skincare adalah 0,25% yang diikuti FDA Amerika dan BPOM Indonesia.
- Polyacrylate Crosspolymer-6. Bahan ini sering digunakan dalam produk skincare untuk meningkatkan viskositas dan tekstur formula. Bahan ini dapat digunakan untuk membuat produk skincare menjadi lebih kental dan lebih mudah diaplikasikan.
- Polyacrylate crosspolymer 6 juga dapat digunakan untuk membuat produk skincare menjadi lebih tahan lama dan tidak mudah tumpah.
- Caprylic Capric Triglyceride. Emollient.
- Butylene Glycol. Pelarut yang membantu formula lebih mudah diserap kulit dan bersifat Humektan.
- Pentylene Glycol. Pelarut yang dapat mem-booster pengawet dan memiliki kemampuan humektan.
- Lechitin. Bahan ini dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan, termasuk kuning telur, kacang kedelai, biji bunga matahari, dan biji wijen. Lecithin berfungsi sebagai pengemulsi yang memiliki dua ujung, yaitu satu ujung yang bersifat hidrofilik (suka air) dan satu ujung yang bersifat hidrofobik (suka minyak). Hal ini membuat lecithin dapat berfungsi sebagai jembatan antara air dan minyak, sehingga dapat membantu menstabilkan emulsi pada formula skincare.
- Glyceryl Caprylate. Pengemulsi dan juga Emollient.
Kesimpulan
✔️Azarine Youth Barrier Moisturizer mengandung sekitar 16 key Ingredients yang membantu merawat elastisitas dan skin barrier.
✔️ Moisturizer ini mengandung kombinasi squalane, panthenol, ceramide yang membantu memperbaiki skin barrier dan melembabkan kulit.
✔️Mengandung 8 jenis hyaluronic acid dengan ukuran molekul berbeda untuk menghidrasi secara menyeluruh di semua lapisan kulit.
✔️Mengandung mastic gum yang baik untuk oil control, meringkas pori-pori, sekaligus merawat kulit berjerawat.
✔️Ada peptide yang berfungsi sebagai anti aging.
✔️Azarine Moisturizer yang kemasan ungu ini diklaim mengandung Vegan Retinol. Kemungkinan Ingredients yang dimaksud adalah Phytol.
Menurut journal penelitian Dermatology Research and Practice (2019): "Phytol: A Potential Alternative to Retinol for Skin Aging", Phytol memiliki struktur kimia yang mirip dengan retinol. Kedua senyawa ini memiliki rantai utama C20H38O, dengan perbedaan utama pada gugus fungsional. Retinol memiliki gugus hidroksil (-OH) pada atom karbon nomor 3, sedangkan phytol memiliki gugus hidroksi (-OH) pada atom karbon nomor 7.
Namun, perbedaan gugus fungsional ini dapat mempengaruhi sifat dan fungsi kedua senyawa tersebut. Retinol memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat, sedangkan phytol memiliki sifat antioksidan yang lebih lemah. Retinol juga dapat meningkatkan produksi kolagen, sedangkan phytol belum terbukti memiliki efek ini.
Menurut Studi yang diterbitkan di Dermatology Research and Practice (2019) menemukan bahwa formula dengan tambahan 1% phytol lebih efektif dalam memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi kerutan halus dibandingkan dengan formula pelembab dasar.(1)
Namun, efek phytol terhadap kulit tidak sekuat retinol dan penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitasnya.
Oiya, Phytol juga memiliki kemampuan skin-whitening dengan cara menghambat proses melanogenesis (2)
✔️Azarine Advance Youth Barrier Moisturizer adalah tipe Moisturizer yang bisa dilayer-layer dengan ingredients aktif apa saja. Termasuk boleh dilayer dengan serum Retinol azarine.
✔️Untuk AM-PM routine
✔️No Alcohol
✔️No fragrance
✔️No Paraben
✔️No Silicone
✔️No Essential Oil
✔️Oil free. Non comedogenic
✔️Fungal acne safe
✔️ Azarine Youth Barrier Moisturizer bisa dipakai untuk semua tipe kulit. Aman untuk kulit sensitif
✔️Secara umum tidak mengandung ingredients yang perlu diwaspadai bumil busui.
✔️Produk lokal. Sudah BPOM. Halal
✔️Cek harga? 60k. 30gr |BELI DISINI


32 Comments
Kak,ini ga ada ingredients untuk brightening kan,ya?
ReplyDeleteAda, Phytol...
ReplyDeleteDia juga memiliki kemampuan skin whitening dengan menghambat proses melanogenesis..
Oh ada yaaa...tp boleh dipakai untuk acne prone ga ya? Soalnya kan katanya kl lg berjerawat ga boleh pake yg ada brightening nya?
DeleteIya kalo menurut ku sih boleh2 saja, intinya kan di produk ini lebih fokus ke skin barrier dan menunda penuaan, bukan fokus ke brightening nya ..😉
Deletekak, moist ini kalo digabung sama toner kuning azarine bisa gak? makasih
ReplyDeleteTentu saja bisa😉
Deletekalo digabung sama serum yg kuning boleh gak? makasih kaka sangat membantu
DeleteIya boleh, Moisturizer ini bisa digabung dengan ingredients apa saja kok😉
Deletesebenarnya vit c boleh digabung retinol ga kak? jd bingung sendiri, barusan nanya di ig azarin ga boleh hrs dilayer toner hydrating. he...
ReplyDeleteIya kalo mau cari aman, sebaiknya nggak usah. Hehe
DeleteTapi Vit C dan retinol bisa saja dikombo dengan beberapa catatan. Misalnya, dua-duanya harus gentle. Kulit tidak sensitif dan kering. Harus mempersiapkan 'bekal' berupa Moisturizer yang baik untuk skin barrier, dll.
Aq pribadi pernah melayer Vit C dan retinol, tapi memang 2-2 nya Gentle, dan kulit ku nggak sensitif, jadi tidak ada masalah di kulit ku😉
ok makasih ka, kalo saya tanya2 lagi jangan bosen hihi...
DeleteMalah ini yg fungal acne safe hihi
ReplyDeleteSiap
ReplyDeleteBerarti vegan retinol/phytolnya aman yaa kak buat bumil busui
ReplyDeleteIya aman😉
DeleteKak, berarti ini kurang disarankan untuk penggunaan after exfo ya?
ReplyDeleteBoleh dong, hanya karena mengandung Vegan Retinol bukan berarti characteristiknya sama dengan retinol. Contoh lain bakuchiol.
DeleteJadi seharusnya aman buat setelah exfo😉
Okee kak, thankyou
DeleteKaa riview yg ijo nya pure radiance plisss,aku butuh,aku suka baca web KK klo mau bli skincare,tarima kasih sangat membantu ☺️🙏
ReplyDeleteSuda kok...
ReplyDeleteDi search aja lewat simbol search 😉
https://gonaturalcare.blogspot.com/2023/09/Ingredient-azarine-pure-radiance-barrier-moisturizer.html
untuk umur 19 tahun boleh gak ya? kondisi kulit dry sensitif terus ada bruntus komedo di pipi
ReplyDeleteohiya kadang-kadang berminyak juga di tzone kak
DeleteIya boleh-boleh saja, dicoba saja dulu, semoga cocok😉
ReplyDeletesip terima kasih kak 💖
Deletekemungkinan bisa purging gak?
ReplyDeleteSeperti nya enggak 😉
ReplyDeleteDi layer setelah serum retinol originote bisa ga kak?
ReplyDeleteIya bisa kok 😉
DeleteKak tolong bantu jawab,ini ada lechitin apakah aman ? Sy liat di postingan kakak di sunscreen azarine yang ada lechitin nya katanya ga fungal jadi yang bener yang mana kak ?
ReplyDeleteSeperti nya aman, karena lecithin itu kandungan asam lemaknya tidak sebanyak pada minyak nabati... lagipula nggak semua asam lemak itu Fungal acne trigger, hanya asam lemak yang rantai panjang, sedangkan di lecithin Adlsam lemak nya rantai pendek ..cmiiw
ReplyDeleteKak, kalau pakai ini setelah pakai Avoskin Azeclair, aman tidak?
ReplyDeleteKak kalo di pake bareng sama kandungan niacinamide 5% bisa ga?
ReplyDeleteDESCLAIMER: Saya bukan dokter, tapi seorang Skincare-Anthusiast yang telah lama mempelajari tentang kandungan skincare melalui jurnal dan berbagai sumber lain nya. Saya juga pernah mempunyai masalah kulit seperti: acne prone, oily, komedo, PIH, PIE, dermatitis atopik, alergi, sensitized, etc. Kondisi kulit saat ini: combination-to-dry, pori-pori besar, prone to eczema.
Semoga Skincapedia bisa membantu teman-teman dalam mencari referensi skincare 🙏