Saya kaget ketika mendengar bahwa kaktus dapat dimakan. Padahal sudah banyak artikel yang mengulas soal ini. Wah, berarti saya ketinggalan berita lagi dong. Hehe. Tapi nggak papa terlambat daripada nggak tau sama sekali ya kan?
Tadinya saya pikir yang doyan makan kaktus cuma onta, lo. Secara habitat asli mereka sama-sama di gurun, hihi.
Kaktus yang bisa dikomsumsi ini berjenis Kaktus Nopales, asli dari Meksiko. Itu Lo, yang bentuknya seperti centong makan. Ada durinya lembut, tapi cukup menusuk. Asal nggak menusuk dari belakang.🤭
Di Meksiko sana kaktus sudah turun temurun, dari generasi ke generasi, menjadi santapan kuliner biasa, seperti halnya kalo kita makan pare. Di bikin jus atau smoothies pun sudah lumrah.
Wah. Saya auto merasa jadi orang paling kagetan di dunia ini. Dengar jus kaktus kaget. Dengar Krokot Terkenal di Dunia kaget. Dengar Masker Kotoran Burung kaget. Dengar listrik naik kaget. Oops!🤭
Oke. Fokus.
Yes. Tentu ada alasan lain ketika orang mau menyantap sesuatu. Entah itu bergizi, berkhasiat, atau hanya sekedar enak saja.
Kasus ini juga berlaku untuk kaktus. Kira-kira apa alasanya?
Ternyata setelah di teliti, kaktus ini mengandung sejumlah, antioksidan, serat, vitamin, mineral, dan juga phytochemical yang vital untuk menjaga kesehatan tubuh.
Nutrisi Penting dan Khasiat Kaktus Nopales dalam Menjaga Kesehatan
🌵Merupakan sumber serat, rendah kalori. Per 100gr= 16% kalori. Seratnya terdiri dari polisakarida non-karbohidrat: pectin, mucilage, and hemicelluloce. Senyawa ini bekerja bersama-sama membantu:
- Menurunkan berat badan.
- Menurunkan kolesterol.
- Mencegah darah tinggi dan penyakit jantung.
- Serta menurunkan kadar gula dalam darah.
Sehingga Kaktus Nopales ini sangat baik dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi dan diabetes.
🌵Seratnya yang tinggi mampu melegakan masalah konstipasi.
🌵Jus kaktus nopales merupakan imun booster dan bersifat antiinflamasi. Karena sifatnya ini, jus kaktus dapat membantu pengobatan gejala arthritis, nyeri sendi, dan otot kaku. Juga sangat baik untuk penderita asam lambung.
🌵Per 100gr kaktus nopales mengandung Vitamin A sebesar 457 IU, betakaroten 250ug (di dalam tubuh betakaroten diubah menjadi vitamin A). Vitamin A ini mempunyai peran penting dalam merawat kesehatan mata, kulit, paru-paru, juga dapat mencegah kanker mulut.
🌵Kaktus Nopales juga mengandung vitamin B kompleks seperti: thiamin, riboflavin, Niacin, Pantothenic Acid, dan pyridoxine. Vitamin B kompleks ini penting untuk mengoptimalkan enzim seluler dan fungsi metabolisme dalam tubuh.
🌵Dalam kaktus segar terkandung vitamin C sebesar 9,3 mg atau 15% per 100gr. Vitamin C berperan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan infeksi. Serta baik untuk menjaga kesehatan kulit.
🌵Selain itu, kaktus nopales mengandung sejumlah mineral yang dibutuhkan oleh tubuh seperti: kalsium, potassium, magnesium, dan zat besi.
🌵Kaktus Nopales kaya akan antioksidan dan phytochemical yang dapat meregenerasi sel kulit dan mencegah penuaan dini. Sehingga tak sedikit, di belahan bumi lain sana, yang menggunakan ekstrak kaktus nopales dalam produk perawatan kulit dan rambut karena kemampuannya ini.
🌵Masih ada lagi. Kaktus Nopales juga bertindak sebagai agen antibakteri. Daging buahnya yang sudah dihaluskan bisa jadi obat luka. Menjaga luka tetap bersih dan terhindar dari infeksi.
Nah. Dari tadi yang di bahas kok cuma manfaatnya saja. Lalu bagaimana dengan rasanya?
"The flavor is quite mild, similar to green Beans but with firm texture, almost meatiness when cooked"
Rasanya mirip dengan buncis tapi dengan tekstur kaku yang hampir mirip "daging" ketika dimasak.
Wah!
Kalo ada istilah "duri dalam daging". Untuk kaktus ini mungkin lebih tepat "daging yang berduri".
Mantab. Harus dicoba nih, kapan-kapan!
Sumber:
https://www.nutrition-and-you.com/nopales.html
https://www.mummyandthemexicans.com/2020/05/12-amazing-health-benefits-of-nopal.html?
0 Comments
DESCLAIMER: Saya bukan dokter, tapi seorang Skincare-Anthusiast yang telah lama mempelajari tentang kandungan skincare melalui jurnal dan berbagai sumber lain nya. Saya juga pernah mempunyai masalah kulit seperti: acne prone, oily, komedo, PIH, PIE, dermatitis atopik, alergi, sensitized, etc. Kondisi kulit saat ini: combination-to-dry, pori-pori besar, prone to eczema.
Semoga Skincapedia bisa membantu teman-teman dalam mencari referensi skincare 🙏