The Face Hydrating Sunscreen SPF 35 PA++++ diformulasikan untuk melindungi kulit wajah dari paparan sinar UV A/UV B yang berasal dari matahari tanpa whitecast pada kulit. Kandungan Niacinamide dan Aloe Vera membantu mencerahkan dan melembapkan serta Allantoinnya yang mencegah iritasi pada kulit sehingga sunscreen ini dapat digunakan setiap hari.
NO BPOM : NA18231700333
Penjelasan Ingredients The Face Hydrating Sunscreen SPF 35 PA++++
Ingredients: Aqua, niacinamide, c12-15 Alkyl benzoate, cyclopentasiloxane, glyserine, butylene Glycol, ethylhexyl methoxycinnamate, butyl methoxydibenzoylmethane, cetyl alcohol, dimethicone, octocrylene, jojoba Ester, helianthus annuus seed oil, phenoxyethanol, imidazolidinyl urea, phospholipids, acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, aminomethyl propanol, disodium edta, Chlorphenesin, allantoin, acacia decurrens extract, polyglyserine-3, aloebarbadensis leaf juice, sodium benzoate, citric acid, potassium sorbate, methyl Paraben
Key Ingredients
niacinamide,Vitamin B3. Skin brightening. Antioksidan. Memicu sintesis ceramide. Sebum regulator. Anti inflamasi. Anti acne. Juga bisa melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight dengan cara memperkuat pertahanan kulit supaya kulit bisa melindungi dirinya sendiri
jojoba Ester,
Emollient yang berasal dari minyak jojoba. Memiliki karakteristik yang menyerupai sebum kulit manusia. Sehingga dia juga disebut sebagai skin-identical ingredients. Sangat ringan, mudah sekali meresap, baik untuk menjaga kulit tetap lembap tanpa membuat kulit terasa berat dan greasy, sekaligus melindungi skin barrier.
helianthus annuus seed oil,
Mengandung tinggi linoleic acid, sebagai anti inflamasi dan membantu kulit mensintesis lipids dan ceramide sehingga dapat memperbaiki dan menguatkan skin-barrier.
phospholipids,
Salah satu lipid alami kulit. Bersifat skin identical. Berfungsi untuk melembabkan, memperbaiki dan merawat/memelihara skin barrier. membantu membangun atau membentuk lipid barrier pada kulit kering dan pecah-pecah sehingga menjadi lebih lembab. Serta membantu mengurangi iritasi. Usage rate: 0,1-3%
allantoin,
Senyawa natural yang diperoleh dari tanaman Comfrey, memiliki kemampuan skin Soothing, anti inflamatory, dan membantu proses pemulihan luka.
acacia decurrens extract,
Ekstrak mimosa memiliki kemampuan skin moisturizing, Emollient, Soothing dan Protecting. Biasa nya lebih populer dalam bentuk wax.
aloebarbadensis leaf juice,
Aloevera membantu melembabkan kulit, mengandung vitamin, antioksidan, enzim dan mineral. Menenangkan, melembapkan dan menyejukkan kulit. Membantu proses pemulihan luka.
Agen Sunscreen
ethylhexyl methoxycinnamate,UVB filter. Sunscreen kimiawi. Ringan dan mudah diformulasikan. Tidak foto stabil/berkurang nilai SPF nya 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit. Usage rate: 1-10%
butyl methoxydibenzoylmethane,
Avobenzone. Sunscreen kimiawi. UVA absorber. Tidak foto-stabil, berkurang 36% setelah terpapar matahari secara langsung selama 1 jam. Cukup aman karena tidak mempengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika konsentrasi maksimum yang diperbolehkan 3-5%.
octocrylene,
Sunscreen kimiawi. Melindungi dari UVB dan UVA II. Cukup photo-stable (hanya berkurang 10% dalam 95 menit pemakaian). Dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone. Juga meningkatkan efek water-resistant agar perlindungan tidak mudah luntur karena keringat. Usage rate: 5-10%
Bahan pelengkap
- Aqua,
- c12-15 Alkyl benzoate. Pelarut.agen Sunscreen. Emollient. Preservatives booster. Usage rate:1-20%.
- cyclopentasiloxane. Silicone volatil mudah menguap, berfungsi sebagai Emollient dan pelicin.
- glyserine. Pelarut. Skin identical . Humektan.
- butylene Glycol. Pelarut. Penetration enhancer. Humektan.
- cetyl alcohol. Lemak alkohol. Emollient . Menambah volume formula sekaligus penstabil emulsi.
- dimethicone. Silicone. Emollient. Membantu mengunci kelembapan. Memberi efek Smooth, licin, dan halus pada kulit.
- phenoxyethanol. Pengawet dengan konsentrasi rata-rata 0,1-1%.
- imidazolidinyl urea. Pengawet yang melepas formalin. Usage rate: 0,1-0,5%.
- acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer. Pengental sintetis. Usage rate: 0,1-2%.
- aminomethyl propanol. pH adjuster . Bersifat basa.
- disodium edta. Chelating agen untuk menetralisir ion logam agar tidak menggangu kestabilan formula. Usage rate: 0,1-0,2%.
- Chlorphenesin. Pengawet dengan konsentrasi rata-rata 0,1-0,3%.
- polyglyserine-3. Humektan . sodium benzoate. Pengawet .
- citric acid. pH adjuster.bersifat asam.,
- potassium sorbate. Pengawet .
- methyl Paraben. Pengawet dengan konsentrasi maksimal 0,2%
Kesimpulan
✔️The Face Hydrating Sunscreen adalah 100% Sunscreen Chemical/kimiawi dengan 3 agen Sunscreen.
✔️ Memiliki perlindungan SPF 35 (melindungi kulit dari UVB hingga 97%) dan PA++++ (melindungi kulit dari UVA >16x lebih lama daripada tidak memakai Sunscreen)
✔️ Diperkaya dengan 7 key Ingredients yang membantu mempertahankan kelembaban, meratakan warna kulit, dan melindungi skin barrier.
✔️No alcohol.
✔️No fragrance
✔️No Essential Oil
✔️No Mineral oil
✔️Nggak oil free.
Mengandung potensi komedogenik
- Dimethicone (1)
- Cetyl alcohol (3)
- Sunflower oil (1-2)
✔️Ideal untuk semua tipe kulit, terutama kulit normal-kering.
❗Ada 3 bahan yang perlu diwaspadai bumil: Sunscreen kimiawi, imidazolidinyl urea, Paraben. Sebaiknya konsultasi ke dokter dulu 😉.
✔️Produk lokal. Sudah BPOM.
Diproduksi dan didistribusikan oleh: PT. Cressindo Kusuma. Jakarta Utara.
✔️Cek harga? 38k. 30ml
![]() |
| The Face Hydrating Sunscreen SPF 35 PA++++. Sumber: shopee |

0 Comments
DESCLAIMER: Saya bukan dokter, tapi seorang Skincare-Anthusiast yang telah lama mempelajari tentang kandungan skincare melalui jurnal dan berbagai sumber lain nya. Saya juga pernah mempunyai masalah kulit seperti: acne prone, oily, komedo, PIH, PIE, dermatitis atopik, alergi, sensitized, etc. Kondisi kulit saat ini: combination-to-dry, pori-pori besar, prone to eczema.
Semoga Skincapedia bisa membantu teman-teman dalam mencari referensi skincare 🙏